Jelajahi Singapura

8 Fakta Unik tentang Singapura

22 September 2021 | By: Changi Travel Journal

Singapura merupakan salah satu negara pulau yang terletak di Asia Tenggara dan berbatasan dengan Indonesia, tepatnya dengan Kepulauan Riau. Sebagai negara tetangga, Singapura menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan asal Indonesia. Kebanyakan wisatawan mengenal Singapura dari patung Merlion yang menjadi simbol negara, Orchard Road yang merupakan surganya para penggemar belanja, dan Bandara Changi yang merupakan bandara terbaik di dunia. 

Selain hal-hal tersebut, negara yang dijuluki sebagai Kota Singa atau Negeri Singa ini juga memiliki berbagai keunikan lainnya loh! Ada berbagai fakta menarik mengenai negara Singapura yang mungkin belum kamu ketahui. Misalnya saja, ada tradisi makan di kaki lima yang sampai menjadi warisan budaya UNESCO. Selain itu, kamu tahu gak sih kalau Singapura memiliki lagu kebangsaan yang ternyata diciptakan oleh orang Indonesia? Penasaran apa saja fakta unik dan menarik lainnya dari Negeri Singa? Simak artikelnya di bawah ini ya!

 

Hawker Center: Pusat Kuliner dan Budaya

Setiap negara tentu memiliki kuliner khasnya masing-masing. Begitupun dengan Singapura yang memiliki berbagai macam kuliner khas, mulai dari roti kaya, chili crab, laksa Singapura, mie Hokien, hingga nasi ayam Hainan. Tidak sulit untuk menemukan kios penjual makanan-makanan ini di Singapura. Kamu hanya perlu datang ke salah satu hawker center atau pusat jajanan yang tersebar di seluruh Singapura! Di sini, kamu bisa mencicipi berbagai makanan dan minuman yang disajikan oleh puluhan kios makanan dengan harga terjangkau.

Awalnya, hawker center dibuat oleh pemerintah negara Singapura untuk mengakomodir para pedagang makanan kaki lima. Setelah tertata rapi, masyarakat pun semakin banyak yang datang untuk menikmati kelezatan lokal. Baik pagi, siang, atau malam, hawker center selalu ramai dipadati pengunjung, mulai dari masyarakat lokal maupun wisatawan. Tidak hanya untuk sekadar mengisi perut dengan kuliner khas Singapura, hawker center juga telah menjadi tempat berkumpul masyarakat untuk saling bersosialisasi. Menghabiskan waktu di hawker center bahkan sudah menjadi budaya tersendiri bagi masyarakat Kota Singa! Bahkan, budaya makan dan berkumpul di hawker center menjadi salah satu Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan dan diakui oleh UNESCO loh!

 

Taman Kota ada dimana-mana

Taman kota singapura

Sebagai sebuah kota metropolitan, Singapura tidak terlihat seperti concrete jungle yang sesak. Meskipun terdapat banyak gedung-gedung pencakar langit, Singapura juga memiliki banyak taman kota hijau yang menyeimbangkan kehidupan masyarakat. Sebagai negara yang terletak di garis khatulistiwa, keberadaan taman hijau sangat membantu untuk meminimalisir cuaca panas dan polusi udara. 

Jika kamu ingin menikmati sisi lain Singapura yang unik, kamu bisa jalan-jalan ke berbagai taman kota asri yang tersebar di seluruh penjuru Negeri Singa ini. Taman-taman kota terkenal yang bisa kamu jelajahi di Singapura antara lain adalah Singapore Botanic Garden yang merupakan taman tertua di Singapura dan memiliki beragam koleksi tanaman anggrek, Fort Canning Park dengan lanskapnya yang unik dan cocok untuk foto-foto, hingga Gardens by the Bay yang telah menjadi salah satu landmark kebanggaan Singapura. Selain berfungsi sebagai penyeimbang alam, taman-taman kota ini juga dilengkapi berbagai fasilitas untuk melakukan kegiatan outdoor, seperti bersantai bersama keluarga, berolahraga, hingga acara konser.

 

Penggunaan Bahasa Singlish

Salah satu warisan mencolok dari pemerintahan kolonial Inggris yang masih bisa kita lihat sampai sekarang adalah penggunaan Bahasa Inggris yang menjadi bahasa resmi Singapura. Banyaknya masyarakat dengan latar belakang budaya yang berbeda membuat penggunaan Bahasa Inggris di Singapura terlokalisasi menjadi Singlish, yaitu perpaduan unik antara Bahasa Inggris, Bahasa Hokkien, Bahasa Melayu, Bahasa Kantonis, dan Bahasa Tamil. 

Penggunaan Singlish sendiri terbilang informal dan bisa didengar dalam bahasa percakapan sehari-hari masyarakat Singapura. Fakta menariknya, meskipun Singlish merupakan bahasa informal, tapi ternyata ada 27 kata Singlish yang terdapat di dalam Kamus Bahasa Inggris Oxford loh! Bagi yang pernah berkunjung ke Singapura, mungkin kamu sudah tidak asing mendengar masyarakat lokal menggunakan imbuhan ‘lah’ saat berbicara, seperti ‘Can lah!’ atau ‘Okay lah!’ atau mendengar warga lokal berkata ‘Shiok!’ yang berarti keren.

 

Masyarakat Singapura adalah Pejalan Kaki Tercepat di Dunia

Berjalan kaki di singapura

Singapura merupakan negara yang memiliki tata kota yang baik, terutama penataan ruang publik. Sebagian besar masyarakat pun memanfaatkan transportasi publik untuk mobilisasi sehari-hari. Bahkan, Singapura memiliki sistem transportasi umum terbaik di dunia. Meskipun, banyak juga masyarakat yang memilih untuk berjalan kaki untuk bermobilisasi. Selain faktor tata kota yang nyaman untuk berjalan kaki, masyarakat Singapura juga merasa berjalan kaki bermanfaat untuk kesehatan. Tidak heran jika masyarakat Singapura dinobatkan sebagai pejalan kaki tercepat di dunia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prof. Richard Wiseman, salah satu profesor psikologi di University of Hertfordshire, Inggris, pejalan kaki di Singapura adalah yang tercepat dengan catatan waktu 10,55 detik per 18 meter!

 

Singapore Flyer: Bianglala terbesar di Asia

Terletak di tengah kota di antara gedung-gedung pencakar langit di sekitar Marina Bay, Singapore Flyer merupakan salah satu landmark kebanggaan Singapura. Meskipun bukan yang tertinggi di dunia, tapi kemegahan Singapore Flyer menjadikan bianglala ini sebagai bianglala terbesar di dunia. Dengan tinggi mencapai 165 meter atau setinggi bangunan 42 lantai, Singapore Flyer dilengkapi dengan 28 kapsul yang bisa memuat hingga 28 orang di dalam satu kapsul. 

Dari dalam Singapore Flyer, pengunjung bisa menikmati pemandangan Singapura dari ketinggian. Bahkan, jika cuaca sedang bagus, kamu juga bisa melihat Indonesia dan Malaysia dari Singapore Flyer loh! Uniknya lagi, kamu bisa menikmati layanan sky dining untuk menikmati sensasi makan di atas ketinggian!

 

Larangan Mengunyah Permen Karet

Fakta unik Singapura lainnya adalah adanya larangan mengkonsumsi dan menjual permen karet. Siapapun yang mengkonsumsi dan menjual permen karet dianggap telah melanggar hukum. Kamu bahkan bisa didenda hingga sekitar 100.000 SGD kalau membuang sisa permen karet sembarangan!  Peraturan ini sudah dijalankan sejak tahun 1992, dikarenakan pada saat itu pemerintah Singapura harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membersihkan sampah sisa permen karet di fasilitas-fasilitas publik, terutama di stasiun kereta MRT. Meskipun begitu, masyarakat tetap bisa mengonsumsi permen karet untuk alasan kesehatan yang didapatkan dari dokter atau apotek. Berkat peraturan ini, Singapura kini dikenal sebagai negara dengan lingkungan yang bersih.

 

Makna Bendera Singapura

Bendera nasional Singapura terdiri dari dua bagian horizontal dan terbagi menjadi dua warna, merah dan putih. Sekilas, bendera Singapura menyerupai bendera Indonesia. Namun, di bendera Singapura terdapat bulan sabit putih dan lima bintang putih yang terletak di bagian merah kiri atas bendera. Warna merah pada bendera Singapura menggambarkan persaudaraan universal dan kesetaraan manusia. Warna putih melambangkan kemurnian dan kebajikan yang meresap dan abadi. Bulan sabit melambangkan negara yang sedang bangkit dan lima bintang menggambarkan cita-cita demokrasi, perdamaian, kemajuan, keadilan, dan kesetaraan Singapura. 

Sebagai simbol negara Singapura, pemerintah Singapura menyarankan agar masyarakat mengibarkan bendera Singapura dari bulan Juli hingga September, untuk menyambut hari kemerdekaan Singapura atau National Day of Singapore yang jatuh pada setiap tanggal 9 Agustus. 

 

Lagu Kebangsaan Singapura Diciptakan oleh Musisi Berdarah Minang

Lagu kebangsaan singapura

‘Majulah Singapura’, lagu kebangsaan Singapura ternyata diciptakan oleh seorang musisi keturunan Bukittinggi, Sumatra Barat bernama Zubir Said. Pada tahun 1928, beliau memutuskan untuk merantau ke Singapura demi meraih mimpinya di bidang musik. Lagu ‘Majulah Singapura’ diciptakan oleh Zubir Said pada tahun 1958 dan diserahkan kepada Dewan Kota Singapura untuk merayakan Teater Victoria yang baru direnovasi. Lagu tersebut dimainkan pertama kali oleh Singapore Chamber Ensemble. Kemudian, lagu ini dipentaskan lagi pada 3 Desember 1959 sebagai lagu kebangsaan Singapura. 

Lagu kebangsaan ‘Majulah Singapura’ memiliki melodi dan lirik yang menggambarkan harapan dan semangat masyarakat Singapura untuk kemajuan. Kini, lagu ‘Majulah Singapura’ rutin dinyanyikan pada upacara sekolah atau kamp angkatan bersenjata. Selain itu, lagu kebangsaan Singapura juga dinyanyikan di setiap acara kenegaraan, termasuk pada peringatan kemerdekaan Singapura yang jatuh setiap tanggal 9 Agustus.

Itu dia beberapa fakta unik dan sisi menarik lainnya mengenai Singapura. Untuk sementara ini, simpan dan ingat-ingat dulu fakta-fakta menarik untuk kunjungan kamu ke Singapura berikutnya. Tentunya setelah situasi dunia sudah membaik dan kamu akhirnya bisa berkunjung ke Singapura!

 

ARTIKEL LAIN YANG MUNGKIN ANDA SUKA:

Jelajahi Singapura
Jalan dengan Nama Unik di Singapura

Keberagaman Singapura bisa terlihat dari nama-nama jalannya yang terinspirasi dari berbagai budaya. Yuk jelajahi jalanan-jalanan dengan nama yang unik di Singapura!

Lihat Selengkapnya
Jelajahi Singapura
Asisten Baru dari Bandara Changi

Kenalan dengan asisten terbaru dari Bandara Changi ini yuk! Temukan juga langkah-langkah menggunakannya di artikel ini.

Lihat Selengkapnya
Jelajahi Singapura
Bertualang ke Museum-Museum Singapura dari Rumah!

Obati rasa rindu akan traveling dengan bertualang di berbagai museum di Singapura dari rumahmu! Baca artikel ini untuk tahu caranya.

Lihat Selengkapnya
Jelajahi Singapura
Sarapan ala Singapura di Rumah

Salah satu cara mengatasi kangen traveling ke Singapura adalah dengan membuat sendiri sarapan ala Singapura di rumah! Cek resepnya di sini.

Lihat Selengkapnya